SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Cacar monyet diketahui sebagai wabah yang telah merebak ke seluruh penjuru dunia dengan cepat, melalui cara transmisi yang belum banyak diketahui. Oleh karena itu, cacar monyet masuk dalam kriteria darurat di bawah regulasi kesehatan internasional.
Beberapa hari lalu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut sudah ada sembilan suspek pasien cacar monyet di Indonesia. Namun berdasarkan hasil tes, seluruh suspek dinyatakan negatif cacar monyet.
Lalu bagaimana kondisi di Banten? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengaku bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Tanah Jawara ini. “Belum ditemukan,” ujar Ati melalui pesan singkat via WhatsApp, Kamis, 28 Juli 2022.
Dikutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet adalah bagian dari keluarga virus yang sama dengan virus variola, virus yang menyebabkan cacar. Bagaimana gejala cacar monyet? Gejalanya mirip dengan gejala cacar biasa. Hanya saja lebih ringan. Hingga saat ini, jarang ditemukan kasus cacar monyet yang berakibat fatal.
Reporter: Rostinah











