RADARBANTEN.CO.ID-Wine merupakan salah satu minuman beralkohol yang banyak diminati. Berbagai momen tak luput dari suguhan minuman berbahan dasar buah anggur fermentasi ini.
Namun, pernahkah anda mengetahui bagaimana cara terbaik menikmati wine? Brigitta Lisa, Pengelola Wine and Spirit Co (WSC), menjelaskan, wine lebih nikmat diminum saat dingin.
“Dinginnya itu tidak dicampur es ya, karena rasanya akan hilang. Dan kalau diminum saat diner (makan malam-red), juga disarankan tidak harus terlalu dingin,” ujarnya, Senin, (8/8/2022).
Selain dalam keadaan dingin, makanan pendorongnya juga akan berpengaruh pada rasa wine saat diminum. Menurut Brigitta, tidak disarankan saat minum wine, terutama jenis red wine, memakan makanan manis, seperti cake, kue atau agar-agar.
“Kalau makannya didampingi yang manis, pasti gak enak (cita rasa akan hilang-red). Jadi bukan salah wine-nya, karena makanannya yang gak cocok,” jelasnya.
Jika sudah relanjur, disarankan untuk kumur-kumur terlebih dahulu, lalu bisa dilanjutkan meminum wine. “Atau lagi pedes-pedes makan bakso, ya gak enak. Kita netralisir dulu, dengan kumur-kumur dulu baru minum lagi,” katanya.
Brigitta menyarankan, makanan pendorong saat meminum red wine yang tepat adalah makanan dengan rasa asin atau gurih.
“Kita minum wine, sesuai dengan makanan pendamping. Yang tepat adalah yang asing-asin, seperti kacang, keripik dan lainnya, maka cita rasa wine-nya akan tetap terasa nikmat,” ujarnya.
Brigitta menambahkan, untuk jenis white wine, makanan pendorong yang cocok adalah daging putih, seperti daging ikan dan daging ayam.
Desy Endriayanti, sales Sababay Wine, mengatakan, wine produk lokal Bali kini juga lebih banyak diminati masyarakat. Hal itu tak lepas dari cita rasa anggur Bali yang khas.
Menurut Desy, Sababay Wine sendiri juga merupakan produk wine lokal Bali yang memiliki 12 produk wine dan 3 produk spirit. “Seluruhnya kita produksi di Bali,” ujarnya.
Reporter: Syaiful Adha.











