LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak pada siang hari ini Minggu 11 September 2022. Hujan itu telah menyebabkan bencana banjir dan longsor di dua Kecamatan, yakni Malingping dan Leuwidamar.
Di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping sebanyak 25 rumah warga terendam banjir. Banjir itu berasal dari aliran sungai Cidangdang yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu.
Informasi yang dihimpun, banjir itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB dengan ketinggian hampir selutut kaki orang dewasa. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama.
“Ya banjir dengan ketingian 30 sampai 70 Centimeter terjadi di Kecamatan Malingping, total ada 25 rumah warga yang terendam dari banjir yang berasal dari luapan sungai Cidangdang itu,” kata Febby kepada Radar Banten.
Febby mengatakan, banjir merendam puluhan rumah warga selama 2 jam lebih. Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa atau dampak kerusakan dari banjir itu.
“Alhamdulillah banjir sudah surut waktu jam setengah lima sore, dan warga pun dapat kembali beraktivitas,” kata Febby.
Di tempat berbeda, Febby mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak juga telah menyebabkan bencana banjir di Kecamatan Leuwidamar.
Banjir terjadi sekira pukul 17.40 WIB di wilayah suku adat Baduy tepatnya di Kampung Cobog Desa Kanekes, saat itu hujan deras telah membuat sungai Cibarani menjadi meluap bahkan menyebabkan longsor di kampung tersebut.
“Kita juga dapatkan laporan banjir dan longsor yang disebabkan oleh luapan air sungai Cibarani di Kecamatan Leuwidamar,” ungkapnya.
Katanya, dua rumah warga atas nama Jarsah dan Arsiti dilaporkan rusak akibat longsor itu. Rumah keduanya rusak karena tergerus oleh longsor pada bantaran sungai.
“Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hujan juga sudah mereda. Dan air kembali tenang,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu berhati-hati khususnya di wilayah bantaran sungai maupun daerah rawan longsor dan banjir lainnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana











