PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) warga Kabupaten Pandeglang memilih menjadi transmigran ke Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Luwu Timur menjadi salah satu daerah tujuan program transmigrasi yang canangkan oleh Pemerintah Pusat.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Pandeglang Parti mengatakan, 10 KK yang memilih menjadi transmigran berasal dari Kecamatan Sobang dan Panimbang.
“Mereka memilih menjadi transmigran karena ingin mengubah kesejahteraannya. Mengubah nasib anak dan keluarganya,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa (13/9).
Parti menjelaskan, 10 orang KK menjadi transmigran akan memiliki hak tanah seluas 2 hektare. Kemudian rumah serta jaminan makan dalam satu tahun oleh pemerintah.
“Jadi kebutuhan makan setahun akan dipenuhi. Karena memang ini program transmigrasi dari pusat,” katanya.
Menurut Parti, program transmigrasi ini diminati oleh 10 KK asal Sobang dan Panimbang ini karena memang secara ekonomi mereka dalam kondisi memprihatinkan. Jangankan rumah, lahan punya pribadi juga tidak punya.
“Jadi mereka ini tinggal menumpang sama orang tua. Jadi hidup bersama orang tua yang rumahnya juga menumpang di tanah orang lain atau tanah milik orang kaya Jakarta,” katanya.
Sebagian besar warganya memang kebanyakan membangun rumah menumpang di tanah orang lain. Jadi orang tuanya mereka ini tidak memiliki lahan satu meter pun.
“Jangankan satu meter satu jengkal tanah pun mereka tidak punya. Menjadi transmigran ini disambut antusias karena memang secara ekonomi dibantu oleh pemerintah,” katanya. *
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











