LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak terus mendorong petani menggunakan pupuk organik. Sebab, penggunaan pupuk organik dapat menetralisir keasaman dan mengembalikan unsur hara pada tanah. Hingga saat ini diperkirakan 70 persen petani di Lebak telah menggunakan pupuk organik.
Kepala Distan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, dengan mengandalkan pupuk nonorganic seperti yang selama ini terjadi, kondisi lahan tanam pada areal persawahan menjadi terganggu, akibat banyaknya unsur kimia yang mengedap dalam tanah.
”Kita terus sosialisasikan penggunaan pupuk organik kepada petani. Kami berkewajiban untuk terus mendorong para petani, untuk dapat meningkatkan penggunaan pupuk organik dalam memenuhi kebutuhan usaha bertaninya,” kata Rahmat, Kamis (15/9).
Menurutnya, saat ini para petani di Kabupaten Lebak dalam mematuhi anjuran penggunaan pupuk organik ini berkembang sangat signifikan, dan diperkirakan telah mencapai 70 persen petani penggarap padi sawah telah beralih menggunakan pupuk organik.
”Tentu, perkembangan petani menggunakan pupuk organik ini sangat kita dukung penuh, mengingat dengan menggunaan pupuk organik lahan yang digarap petani akan menjadi baik sebab penggunaan pupuk organik ini dapat menetralisir keasaman dan dapat mengembalikan unsur hara tanah,” ucapnya.
Dijelaskannya, sebagian besar lahan tanam yang digarap petani di Lebak, merupakan lahan sawah tadah hujan, sehingga petani setempat dalam memenuhi kebutuhan air untuk tanaman padi sawahnya masih sangat bergantung, kepada musim penghujan.
“Karena itu, tidak heran pada setiap memasuki musim tanam petani ini selalu menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca atau kondisi alam,” imbuhnya.
Ia menambahkan, potensi pertanian padi sawah di kabupaten Lebak yang memiliki luas lahan sebesar 47.760 hektare sangat berpotensi menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Banten. Karena itu guna mendongkrak usaha pertanian ini, ke depan masalah teknologi dalam penggarapan usaha pertanian padi sawah ini harus dapat ditingkatkan lagi.
Kabid Produksi Distan Lebak Deni Iskandar menambahkan, menggunakan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran ternak kerbau, sapi, unggas maupun sampah cukup mudah bagi petani. Apalagi, bahan baku produksi pupuk organik begitu mudah didapati di masyarakat.
“Penggunaan pupuk organik sangat ramah lingkungan juga menyuburkan lahan pertanian,” ujarnya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi










