TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Pelaksanaan sayembara desain Bundaran Maruga, Ciater, Kota Tangerang Selatan saat ini telah memasuki 5 besar. Rencananya, dari 5 besar akan dipilih 3 besar yang desainnya akan diimplementasikan dalam pembangunan ulang Bundaran Maruga.
“Saat ini sudah 5 besar. Nanti hari Kamis, 29 September 2022, akan dilakukan penjurian tahap akhir memilih 3 pemenang,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Wahyunoto Lukman, Selasa, 27 September 2022.
Wahyunoto mengatakan, sayembara ini cukup menarik perhatian masyarakat, khususnya dunia arsitektur dan desain, sehingga sebanyak 50 desainer dan arsitek turut berpartisipasi dalam sayembara ini.
“Dari 50 partisipan, di penjurian pertama dipilih 10 terbaik, pada penjurian kedua dipilih 5 terbaik, baru nanti dipilih 3 terbaik,” jelasnya.
Wahyunoto mengatakan, pemenang 1,2 dan 3 akan diumumkan pada puncak HUT Tangsel pada 26 November mendatang. “Pemberian hadiah dan selebrasi awarding dalam rangka peringatan HUTTangsel, kita minta space di malam acara inagurasi dan acara pameran kita tampilkan pemenangnya,” jelasnya.
Diketahui, sayembara desain Bundaran Maruga dibuka sejak 1 Agustus lalu. Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, Bundaran Maruga akan dijadikan sentral arsitektur Kota Tangsel dan menjadi trademark dari wajah Kota Tangsel dengan tetap mengedepankan motto cerdas,modern, religius.
”Bundaran Maruga harus menjadi representatif dari identitas Kota Tangsel,” ujar Benyamin, beberapa waktu lalu.
Menurut Benyamin, seluruh unsur dilibatkan dalam penjurian sayembara, baik dari seniman, akademisi, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten dan budayawan populer Ridwan Saidi.
Ketua Tim penjuriannya dipimpin Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang memiliki latar belakang sebagai insinyur. Lebih jauh, Benyamin mengungkapkan, pembangunan bundaran Maruga sendiri belum dapat dipastikan waktunya.
Sebab sambungnya, saat ini pihaknya baru sebatas melakukan sayembara desain bundaran tersebut. ”Nanti setelah desainnya kita peroleh, baru kita mulai pembangunannya,” jelasnya.
Pemkot Tangsel menyediakan total hadiah Rp 110 juta untuk tiga pemenang sayembara. *
Reporter: Syaiful Adha.











