PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) bersama Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan edukasi anti bullying di Pondok Pesantren Madinah Al-Hijrah Pandeglang.
Kegiatan yang diikuti 150 santri menghadirkan psikolog Irgahayu Madhina sebagai narasumber.
Adapun edukasi anti-bullying di sekolah yang dilakukan BSMI untuk mendukung perilaku prososial siswa dan guru untuk menciptakan kondisi sekolah yang nyaman untuk semua.
Prososial adalah suatu tindakan menolong yang menguntungkan orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut.
Psikolog Irgahayu Madhina mengatakan, di dalam bullying terdapat beberapa peran yang terdiri dari pelaku, korban, dan saksi.
“Dari ketiga peran tersebut, saksi adalah unsur yang paling penting berperan dalam mencegah perilaku bullying. Saksi harus memiliki perilaku prososial,” katanya di Pondok Pesantren Madinah Al-Hijrah Pandeglang, Sabtu (8/10).
Irgahayu menjelaskan, bullying dapat berbentuk verbal, fisik, relasional, seksual dan digital. Oleh karena itu kedepankan sikap prososial agar dapar mencegah aksi bullying.











