Berkat kehadiran BSMI, membuat santri merasa senang karena tercerahkan terkait dengan edukasi yang sifatnya sesuai dengan keseharian mereka.
“Jadi jauhi bullying dan ke depankan perilaku prososial. Untuk mencegah adanya korban bullying,” katanya.
Ketua pelaksana Syifa Nurhayati, mengatakan bahwa, BSMI berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini dapat menumbuhkan sikap kepedulian terhadap sesama dan membangun kesadaran kepada masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial.
“Serta mengedukasi siswa, khususnya remaja tentang bahaya bullying yang sudah menjadi fenomena dalam masyarakat kita. Kegiatan ini merupakan salah satu acara dalam rangkaian kegiatan baksos on the road yang diadakan BSMI,” katanya.
Kepala Seksi Bencana Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Iik Ihromni mengungkapkan, Dinas Sosial menyambut baik kegiatan edukasi anti bullying yang dilaksanakan oleh BSMI.
“Kehadiran BSMI bukan hanya mengedukasi tetapi juga memberikan santunan berupa sembako, alat tulis, selimut dan lainnya untuk para santri. Adapun kami dari Dinsos memberikan edukasi terkait kebencanaan, baik bencana alam maupun non alam,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











