Ia menegaskan, jika pasar dari produk olahan sampah menjadi BBJP sudah sangat jelas, yaitu PT Indonesia Power.
Pabrik pengolahan sampah menjadi BBJP saat ini baru berkapasitas 30 ton per hari, dan jumlah itu masih kurang untuk memenuhi kebutuhan di PLTU Suralaya milik Indonesia Power.
“Intinya adalah bahwa market kita sudah jelas PLTU dengan kapasitas 30 ton per hari saja masih kurang kita,” tutur Helldy.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aditya











