Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang Widiasmanto mengatakan, semenjak Pandemi Covid-19 sektor pariwisata mengalami penurunan.
“Namun kami tetap optimis, peluang pariwisata di Kabupaten Pandeglang bisa meningkat dengan dibangunnya jalan Tol Serang-Panimbang. Peluang sangat menggembirakan adanya akses jalan tol yang bisa kita jadikan bahan untuk promosi kepada wisatawan dan juga investor,” katanya.
Analis kebijakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang Tedy Fauzi mengatakan, pada saat ini investasi berkembang pesat yaitu sektor industri, peternakan, perumahan.
“Target realisasi investasi industri mencapai Rp 175.236.947.697 di tahun 2022. Lalu investasi peternakan mencapai Rp 157.653.656.3598,” katanya.
Kemudian, investasi tengah berkembang di Kabupaten Pandeglang ialah bidang perumahan. Nilai investasinya mencapai Rp 66.941.884.000.
“Adapun target realisasi investasi 2022 sektor pariwisata itu senilai Rp 25.446.187.550. Kalau kami lihat data ini ada penambahan nilai investasi atau modal dari pelaku usaha pariwisata,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











