TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel tahun ini menerima hibah dari Pemkot Tangsel sebesar Rp 10 miliar. Dana hibah ini dinilai sangat kecil.
Sebab, dibagi rata kepada 55 cabang olahraga (Cabor), maka tiap satu cabor hanya menerima Rp 181 juta.
Ketua KONI Kota Tangsel Hamka Handaru mengatakan, pihaknya harus memutar otak untuk mengurus kebutuhan para atlet dan pelatih dengan anggaran sebesar itu.
“Kalau secara total memang terdengar besar (hibah Rp 10 miliar). Begitu kita breakdown untuk 55 cabor, jumlah atlet, pelatih dan lain-lain selama satu tahun kegiatan, maka sebulan hanya Rp 15-20 juta. Sangat kecil,” ujar Hamka, Selasa, 17 Januari 2023.
Hamka mengatakan, tahun ini pihaknya akan mengadakan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel, ditambah menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Banten (Porprov) VII Banten ke-VII 2026, tentu memakan biaya yang tidak sedikit.
Menurut Hamka, demi menutupi kekurangan di sana-sini, pihaknya berusaha mengambil donasi dan mencari sponsor.
“Sesuai AD/ART KONI, kami pemasukan KPNI selain hibah, dari donasi dan kerjasama sponsorship,” tuturnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono











