“Saat ini angka stunting di Cilegon sudah mengalami penurunan. Berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angkanya yaitu berada di 20 persen. Saya ingin agar angka stunting ini dapat terus ditekan hingga melampaui instruksi Presiden RI yang memiliki target 14 persen,” ujar Helldy.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Agus Zulkarnain menjelaskan, kegiatan lokakarya ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Cilegon untuk mempercepat penurunan angka stunting.
“Lokakarya ini merupakan bentuk kerjasama antara DP3AP2KB Kota Cilegon dengan USAID ERAT. Kami akan mengupayakan penurunan angka stunting ini. Kami akan berkolaborasi dengan berbagai industri dan masyarakat,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kabid Dalduk dan KB pada DP3AP2KB Kota Cilegon, Wawan Ihwani berharap, adanya kegiatan ini mudah-mudahan dari kalangan industri berkomitmen untuk membantu penurunan angka stunting di Kota Cilegon.
“Semoga dengan cara ini anak stunting bisa berkurang sehingga anak-anak kita ke depan tumbuh dan sehat semua,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta yang juga sebagai narasumber pada kegiatan lokakarya penyusunan strategi kolaborasi dan sinergi dalam percepatan penurunan stunting di Kota Cilegon. (*)
Reporter: Raju
Editor: Abdul Rozak











