Lebih lanjut, Syafrudin mengatakan, tiap awal tahun secara berjenjang Pemkot Serang melaksanakan Musrenbang berjenjang mulai dari Kelurahan, Kecamatan dan Kota bertujuan untuk pembangunan tahun selanjutnya.
“Mumpung masih di tingkat kecamatan, program yang sebelumnya di musrenbang kelurahan belum masuk, bisa dimasukkan di Musrenbang Kecamatan,” katanya.
Tak hanya itu, kata Syafrudin, pekerjaan rumah Pemkot Serang dalam berbagai persoalan di masyarakat, seperti pendidikan dan kesehatan.
“Ini harus benar-benar perencanaan yang matang. Mulai dari tingkat kelurahan, sampai kecamatan,” terangnya.
Sementara itu, Camat Curug Eni Sudaryani membenarkan, jika program pembangunan infrastruktur jalan poros dan lingkungan di wilayah perbatasan masih menjadi pekerjaan rumah.
“Infrastruktur jalan masih jadi prioritas pembangunan di Kecamatan Curug, tahun 2023 ini juga ada dan tahun depan kita rencanakan,” katanya.
Kata Eni, Musrenbang merupakan forum antar pemangku kepentingan untuk pembangunan skala prioritas. Musrenbang kali ini seharusnya melibatkan berbagai unsur masyarakat, karena substansinya pembangunan harus dapat dirasakan semua masyarakat.
“Musrenbang bukan hanya milik Pemkot Serang, tapi juga masyarakat dan pihak lainnya,” terangnya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Mastur











