“Ada juga usulan dari RT dan RW ada masyarakat juga yang belum punya jambanisasi dan toilet. Secara pribadi sih saya bisa juga melakukan, tapi karena kita juga punya Baznas, maka kelurahan dan RT/RW membuat proposal dan kita kawal sebagai anggota DPRD dan alhamdulillah proposal itu hari ini bisa terealisasikan,” ujar Rahmatulloh.
Selain di Kebon Dalem, masyarakat yang belum memiliki jamban juga ditemukan di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta. Ada lima kartu keluarga di kelurahan itu yang belum memiliki jamban.
Rahmatulloh menyebut hal itu baru di Kecamatan Purwakarta, ia menduga hal serupa pun ada di kecamatan lainnya.
Ia mengaku miris dengan fakta tersebut mengingat ramai disebut jika Kota Cilegon adalah Kota terkaya di Banten.
“Saya kira masih banyak, hanya sekarang beberapa RT/RW baru melaporkan satu itu saja. Ini percontohan yang harus dilakukan oleh RT/RW yang lain di Kecamatan Jombang-Purwakarta dan Kota Cilegon ketika ada hal-hal seperti ini di Kota Cilegon yang notabene kota terkaya tapi masih ada dolbon itu harus kita basmi,” paparnya.











