Barang yang tidak dibutuhkan burung dikeluarkan secara cepat dan efisien agar memudahkan terbang. Dengan begitu, burung tetap ringan dan menjaga nutrisi penting untuk penerbangan jangka panjang.
Nah, ini bisa membantu menjelaskan perbedaan antara sistem kemih burung dan mamalia. Mamalia dan manusia mengeluarkan urin dalam bentuk cairan dengan mengubah mengubah amonia menjadi urea.
Sementara burung mengubah limbah nitrogen dari ginjal menjadi asam urat, yang tidak larut dalam air dan keluar dalam bentuk padat.
Alhasil, burung dapat menghemat air dan tidak perlu membawa kandung kemih yang berat dan penuh.
Namun, urin burung lebih kompleks dari yang dipahami sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan pada 2020 di Journal of Ornithology menguji komposisi kimia dari kencing enam spesies unggas dan tidak menemukan jejak asam urat.
Hal ini menunjukkan bahwa proses yang tidak diketahui mengubah asam urat, sebelum keluar dari kloaka. “Kadang-kadang hal-hal yang ada di buku teks persis seperti yang harus kita uji lagi,” kata Reddy tentang temuan itu. (*)
Editor : Merwanda











