JOGJAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Perkembangan jurnalisme digital saat ini semakin pesat. Banyak tantangan yang harus dihadapi seiring dengan makin menguatnya keberadaan media sosial.
Demikian diungkapkan Prof. DR. Bahiyah Omar dari Universitas Sains Malaysia.
“Research is conducted to determine how the medium can be improved, either in its use or through technological development (penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana media dapat ditingkatkan, baik dalam penggunaannya atau melalui pengembangan teknologi),” ujar Prof. Bahiyah dalam Jogjakarta Communication Conference di Griya Persada Hotel Resort, Kaliurang, Jogjakarta, Jumat 24 Februari 2023.
Menurutnya, konsep media digital saat ini harus dapat memberikan informasi atau hiburan kepada lebih banyak orang.
“Can the medium provide information or entertainment to more types of people? Is there a way to change the content/interface to be more valuable or entertaining (dapatkah media memberikan informasi atau hiburan lebih banyak khalayak. Apakah ada cara untuk mengubah konten/antarmuka menjadi lebih bernilai atau menghibur,” paparnya.
Konferensi ini merupakan event tahunan yang telah digelar selama tiga kali. Untuk tahun 2023 ini, Jogjakarta Communication Conference bertema ‘Questioning Communication in Digital Era?’.
Pada kegiatn ini, Untirta Banten ambil bagian dalam JCC 2023 dengan mempresentasikan jurnal ilmiah hasil kolaborasi dosen Dr Yoki Yusanto, Dr Dian Wardiana Sjuchro (UNPAD Bandung) dan mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Untirta Muhaemin, Nana S Amdan, dan Aditya Ramadhan.
“Dosen Ilmu Komunikasi Untirta selalu hadir dan mempresentasikan karya dalam JCC termasuk tahun ini. Acara ini penting sebagai sharing,” kata Yoki Yusanto.
Dian Wardiana Sjuchro mengatakan, kajian ilmiah tentang jurnalistik sebagai ilmu terapan patut dipublikasikan secara kontinyu pada era digitalisasi media dewasa ini.
“JCC sangat penting sebagai ajang bertukar pikiran antar akademisi di bidang ilmu komunikasi untuk mengembangkan keilmuan komunikasi terutama media di era digital,” kata mantan Kaprodi Imu Jurnalistik Fikom Unpad ini.
Reporter: Aditya











