SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang saat ini tengah membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah (Sekda).
Proses open biding ‘Panglima ASN’ itu tentunya menarik perhatian publik. Seperti salah satu akademisi ini.
Dr Rangga Galura, Koordinator Pusat Pengendalian Penjaminan Mutu Kualitas Pendidikan Untirta Serang turut memberikan perhatian dalam open biding jabatan Sekda Pandeglang ini.
Ia menyebut, jika open bidding Sekda ini merupakan momentum penting melihat peran dari Sekda sendiri yang merupakan top leader dari para ASN. Makanya, kata Dr. Rangga, proses ini harus dilakukan secara teliti dan memaksimalkan masukan dari masyarakat.
“Sekda ini mempunyai peran vital dalam sebuah roda organisasi Pemerintahan, khususnya di daerah. Sebab, Sekda ini merupakan kepanjangan tangan dari Bupati juga sebagai top leader para ASN. Jadi seorang calon Sekda harus memiliki sikap, kompetensi maupun kecakapan yang baik,” kata Dr Rangga Galura, Minggu 12 Maret 2023.
Menurutnya, calon Sekda Pandeglang nantinya haruslah tokoh yang berintegritas yang bisa memaksimalkan fungsi Pemerintahan, bukan hanya sekedar anak buah dari Bupati saja. Terlebih Pandeglang merupakan daerah yang memiliki persoalan lengkap khususnya dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat kecil dibandingkan daerah-daerah lainnya di Banten.
“Seorang Sekda nantinya harus bisa memberikan jaminan terkait pelayanan dan pembangunan di daerah, bagaimana pembangunan lebih pro kepada masyarakat, jangan sampai sekda hanya lip service dari pada kepala daerah,” ucap Dr Rangga.
Ia pun meminta kepada para calon Sekda yang diketahui ada empat calon untuk tidak terjebak dalam permainan politik guna mendapatkan posisi itu.
“Sekda jangan sampai terjebak dalam politik, karena itu akan berdampak negatif terhadap program-program pelayanan kepada masyarakat. Karena pada dasarnya Sekda ini merupakan motor dari para ASN, sehingga kekompakan dan kerjasama harus terus dibangun oleh seorang Sekda dengan ASN-ASN nya agar tupoksi Sekda dapat dijalankan dengan baik, ” terang dosen Pascasarjana Untirta ini.
Selain tidak terjebak dengan permainan politik, Dr. Rangga juga mengingatkan agar Sekda dan Kepala Daerah harus memiliki hubungan dan kekompakan yang kuat dalan membangun daerah.
Ia memaparkan, terdapat beberapa dasar penting yang harus dimiliki seorang ASN yang menjabat sebagai Sekda yakni memiliki ide-ide brilian tidak hanya saremonial yang dibuktikan dengan program-program nyata kepada masyarakat, membangun relasi lintas sektoral khsusunya dengan pihak asing dalam rangka mengembangkan potensi daerah.
Selain itu, Sekda juga harus tetap menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. Salah satunya dengan cara melakukan dialog rutin dalam upaya menjaring masukan dari masyarakat.
“Kerja Sekda bukan hanya konteks di dalam tapi dia harus berperan dalam semua bidang. Peran sekda juga harus didukung oleh kepala daerah. Jadi memang sekda itu harus seide dan seirama. Harus diciptaan kondisi yang harsmionis. Saya yakin bisa,” pungkasnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











