“Badan jalan sudah tidak lagi nampak aspal. Yang ada batuan campur tanah dan banyak kubangan air setelah turun hujan,” katanya.
Ustaz Dayat berharap, kondisi jalan rusak secepatnya diperbaiki. Lantaran menjadi jalan utama akses warga menjalankan aktivitas ke pasar dan sekolah.
“Kalau musim hujan kasian siswa karena jalan kaki sepatunya kotor dan kalau naik sepeda motor juga kotor kena cipratan air genangan. Jalan Cadasari – Koranji juga merupakan akses utama ekonomi warga membawa hasil bumi ke pasar,” katanya.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang Ade Juliansah mengungkapkan, perbaikan jalan menjadi skala prioritas Ibu Bupati Pandeglang dan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban di masa kepemimpinan periode keduanya.
“Melalui program Jakamantul, namun memang ada keterbatasan anggaran. Sehingga pelaksanaan perbaikan jalan Cadasari – Koranji menyisakan sepanjang 1,9 kilometer,” katanya.











