PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang mencatat ada tiga ruas jalan kabupaten yang belum bisa dilalui saat arus mudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah/2023 Masehi.
Ketiga ruas jalan belum bisa dilalui karena masih dalam proses pengerjaan oleh pihak kontraktor pelaksana.
Adapun ketiga ruas jalan yang belum memungkinkan dilalui pemudik, yaitu Menes – Barusatu, Cikupaeun – Turus, dan Jalan Cibitung – Lebak dan Jembatan Surianeun.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang Ade Juliansah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang yang perjalanannya terganggu saat arus mudik maupun arus balik lebaran Idul Fitri 2023.
“Karena ada tiga ruas jalan yang sedang dalam pelaksanaan pengerjaan. Sehingga untuk arus lalu lintas sementara dialihkan ke jalur alternatif,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 4 April 2023.
Ade menjelaskan, ketiga ruas jalan yang sementara dialihkan yaitu ruas Menes – Barusatu, Cikupaeun-Turus dan Cibitung Lebak. Pada saat ini masih dalam pelaksanaan pengerjaan.
“Dan juga jembatan Surianeun belum bisa dilalui. Karena menunggu umur beton yang baru selesai dicor lantai atasnya pada 29 Maret 2023 lalu,” kata Ade.
Oleh karenanya, sementara ketiga ruas jalan tersebut dan sebuah jembatan belum bisa dilalui untuk arus mudik. Disebabkan kondisi coran masih basah.
“Jadi saat mudik nanti gunakan jalan alternatif yang ada. Karena untuk sementara akses jalan dan jembatan belum bisa dilalui, baik kendaraan sepeda motor maupun mobil,” katanya.
Warga Pagelaran Syamsul Fatoni mengatakan, pembangunan jembatan Suraineun yang menghubungkan Kecamatan Pagelaran dan Patia belum beres.
“Masih dalam tahap pengerjaan, jadi belum bisa dilewati. Paling kita gunakan jalan alternatif bisa ke Cikuya maupun lewat jalan ke Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Mastur











