SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten mengerahkan lima hingga 10 anggota Brimob di dalam kapal yang hendak melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni dari Pelabuhan Merak.
Pengerahan anggota Brimob tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan di dalam kapal seperti kasus pencopetan.
“Ada personel Brimob yang ikut dalam penyebrangan. Kita mengantisipasi terjadinya kasus pencopetan, karena tahun lalu ini terjadi,” kata Didik, Senin 17 April 2023.
Didik mengungkapkan, dalam rangka mendukung tugas Polda Banten dalam mengamankan mudik lebaran sebanyak 100 personel Brimob Mabes Polri telah diperbantukan. “Kita dapat BKO (bantuan kendali operasi-red) Brimob 100 personel,” ungkap Didik.
Didik mengungkapkan, terkait kejahatan jalanan seperti bajing loncat, Kapolda Banten telah memerintahkan anggotanya untuk tidak segan melakukan tindakan tegas terukur dengan tembak di tempat.
“Pak Kapolda telah memerintahkan untuk dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku bajing loncat,” kata Didik.
Didik mengungkapkan, Kapolda telah memberikan atensi khusus terhadap pelaku kejahatan bajing loncat. Untuk mengantisipasi kejahatan tersebut terulang, petugas gabungan dari Polda Banten dan Polres Cilegon telah dikerahkan ke lapangan.
“Untuk mengantisipasi kejadian tidak terulang, Polda Banten dan Polres Cilegon melaksanakan kegiatan patroli,” ujar alumnus Akpol 1999 tersebut.
Didik berharap, kejadian tersebut tidak terulang lagi. Jika mendapati informasi gangguan kamtibmas, masyarakat diminta untuk segera melapor ke polisi. “Saya harap kejadian ini tidak terulang lagi. Silahkan melapor kepada kami apabila mendapati informasi adanya gangguan kamtibmas,” tutur pria asal Bojonegoro, Jawa Timur tersebut (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Aas Arbi











