RADARBANTEN.CO.ID – Guys, buat kamu yang usianya 25 tahun ke atas pasti sudah tidak aneh lagi dengan pertanyaan kapan nikah.
Ternyata pertanyaan kapan nikah itu bisa membuat seseorang merasa menjadi stress dan frustasi.
Banyak sekali yang menanyakan kapan nikah, apalagi ketika kumpul keluarga besar.
Pasti banyak saudara yang menanyakan kapan nikah, sehingga menyebabkan menjasi stress dan frustasi.
Dilansir dari instagram @kodepeka_ menurut Laelatus Syifa, M.Pi, Psikolog Unit Layanan Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengatakan, pertanyaan kapan nikah bisa menimbulkan berbagai macam efek untuk perkembangan mental seseorang.
Memang pertanyaan kapan nikah itu akan menilbulkan berbagai macam efek gangguan mental kepada seseorang.
Seperti mengalami tidak percaya diri untuk mencari jati dirinya, dan enggan untuk berinteraksi dengan lawan jenis.
Banyak sekali orang-orang yang stress dan frustasi akibat pertanyaan kapan nikah.
Pertanyaan kapan nikah bisa menimbulkan stress dan frustasi bahkan seseorang bisa menghindar dari kelompok sosial tertentu.
Efek dari timbulnya pertanyaan positif dan negatif kapan nikah bisa muncul dikarenakan dari dua faktor.
Pertama, faktor internal merupakan faktor yang berasal dari diri sendiri, seperti untuk mengontrol diri sendiri.
Faktor tersebut mencakup sebuah trauma terkait hubungan percintaan, kepercayaan diri, dan cara memandang sesuatu.
Kedua, faktor eksternal yang merupakan berasal dari kontrol diri sendiri.
Faktor ini menimbulkan permasalahan dari lingkungan sosial atau tekanan pihak keluarga.
Efek dari pertanyaan kapan nikah tergantung dengan besarnya harapan dan kenyataan yang akan di dapat.
Jadi, kamu harus memahami dari pertanyaan kapan nikah itu.
Setelah kamu paham, pasti kamu engga akan merasakan stress dan frustasi yang berlebihan.
Editor Haidaroh











