RADARBANTEN.CO.ID – My dad is my hero! kamu sering menemukan kalimat itu bukan? Yap, artinya adalah ayahku pahlawanku.
Kenapa ya ayah disamakan dengan pahlawan? Mungkin karena semua kebiasaan baik ayah yang selalu ia lakukan kepada anak.
Nah, dari kebiasaan tersebut akan menstimulus anak untuk dapat mempererat hubungan dengan sang ayah. Peran ayah dalam kehidupan anak juga sangat penting.
Kedudukan khusus yang ayah miliki dalam keluarga membuatnya disebut sebagai kepala keluarga. Lalu bagaimana peran ayah dalam keluarga?
Dalam Islam, kisah tentang ayah dan anak yang dapat menjadi teladan sudah diceritakan jelas di dalam Al-quran.
Ini adalah tentang Nabi Nuh dan anaknya. Di dalam Quran, diceritakan tentang Nabi Nuh yang ingin menyelamatkan anaknya dari bencana alam banjir.
Nabi Nuh membuat bahtera (perahu) besar di atas gunung untuk menyelamatkan keluarga dan kaumnya.
Terdapat pesan dari Allah lewat Nabi Nuh agar tidak terpengaruh oleh orang-orang kafir dan semakin jauh dari Allah.
Peran Ayah dari Segi Psikologi
Kehadiran seorang ayah untuk anak berperan penting dalam perkembangan psikologisnya. Ayah sebagai seorang kepala keluarga tidak hanya berperan mencari nafkah. Simak peran ayah dari perspektif psikologi berikut:
Pelindung Keluarga
Dalam keluarga, ayah berperan untuk melindungi anggota keluarganya dari bahaya. Bahaya tersebut bisa dalam bentuk fisik dan juga non fisik. Tidak semua hal harus ayah yang melindungi juga, sih. Sebagai sesama anggota keluarga juga wajib saling melindungi.
Pemberi Kasih Sayang
Biasanya yang paling terlihat dalam peran ini adalah ibu. Tetapi ayah juga wajib memberikan kasih sayang kepada anak. Bentuk kasih sayang yang diberikan seperti sering memberikan afeksi positif seperti memeluk dan mencium anak serta rajin memberikan pujian terhadap anak.
Melatih Kedisiplinan
Pembelajaran tentang kedisiplinan dapat dimulai dari lingkungan rumah agar anak sudah terlatih disiplin ketika harus berbaur dengan orang lain dengan kebiasaan yang berbeda-beda.
Memberi Waktu Berkualitas
Terkadang seorang ayah sibuk bekerja demi menafkahi keluarganya. Tapi tahukah anda bahwa menghabiskan waktu bersama anak akan membuat ikatan batin yang lebih kuat. Jadi kegiatan ini akan membangun bonding antara ayah dan anak.
Pembimbing dalam Keagamaan
Yang terakhir ini adalah yang paling penting dari lima hal di atas. Bagaimanapun keadaan keluarga, seorang ayah wajib menjadi pembimbing anggota keluarganya dalam keagamaan. Dalam perspektif anak, hal ini dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap agamanya sendiri dan kewajiban-kewajiban ibadah apa saja yang harus mereka lakukan.
Setelah mengetahui bagaimana peran ayah dalam keluarga, kini satnya anda tahu kebiasaan-kebiasaan apa saja yang dapat menjadikan hubungan anda sebagai ayah menjadi lebih dekat dengan anak.
Pertama, bermain bersama. Bermain bersama anak adalah salah satu cara agar ayah dapat lebih dekat dengan anak. Bisa dengan bermain bola, bermain sepeda, dan permainan lainnya yang anak sukai.











