Program budidaya belut ini tentunya sangat bagus. Sebab ketika sudah panen pangsa pasarnya bagus karena mudah dijual.
“Hasilnya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan para relawan KSB. Yang memang selalu siap siaga saat bencana namun tidak punya honor atau operasional saat penanganan bencana,” katanya.
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana Beni Madsira menyambut baik, Anggotanya yang menjalankan program budidaya belut.
“Selaku Ketua Forum saya tentu sangat bangga dan apresiasi sekali kepada rekan anggota KSB Kecamatan Sukaresmi. Program budidaya belut ini sangat bagus sekali,” katanya.
Beni menegaskan, bahwasannya, KSB adalah organisasi relawan yang kegiatannya adalah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah tempat tinggal anggota KSB. Relawan KSB selalu terdepan dalam penanganan kebencanaan di Kabupaten Pandeglang khususnya.
“Mulai dari bencana alam juga bencana sosial. Legalitas kami sudah jelas karena memang di berikan SK oleh bupati dan merujuk pada Permensos nomor 128 tahun 2011, selalu terdepan membantu pemerintah dalam menangani bencana di masyarakat,” katanya.
Secara umum, diungkapkan Beni, kegiatan KSB belum mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Pandeglang. Kalaupun begitu, saat terjadi bencana KSB tetap selalu sigap bergerak ke lokasi bencana.
“Dengan adanya kegiatan program kemandirian budidaya belut ini tentunya menjadi ada harapan untuk bisa membantu operasional rekan relawan KSB ketika penanganan bencana. Harapan besar kita tentunya budidaya belut ini bisa diikuti oleh semua Anggota KSB,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aditya R











