SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Permintaan permohonan KTP elektronik di Kota Serang membludak setelah Idul Fitri.
Masyarakat Kota Serang tampak memadati Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mulai pagi hari, pukul 07.30 WIB pada Rabu, 10 Mei 2023.
Mereka rela antre untuk mengurus dokumen berupa E-KTP sebagai dokumen penting yang dimiliki warga negara Indonesia.
Membludaknya permohonan dokumen kependudukan tersebut lantaran akibat urbanisasi pasca lebaran Idul Fitri, seperti pendatang baru, E-KTP hilang, hingga kerusakan E-KTP.
Selain itu, permohonan pembuatan dokumen berupa E-KTP tembus hingga 250 orang per harinya di Disdukcapil Kota Serang.
Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Dinasti Cahyani mengatakan bahwa membludaknya permohonan pembuatan E-KTP karena dua permasalahan.
“Seperti adanya pendatang baru ke kami, dan kedua nya bahwa ada masyarakat yang mengatakan bahwa KTP nya hilang,” kata Dinarti.
Untuk itu, kata Dinarti, pihaknya harus menyikapi hal tersebut untuk melayani masyarakat terkait pembuatan maupun pembaharuan E-KTP.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ketersediaan blanko untuk E-KTP pada Disdukcapil Kota Serang masih terbilang aman.
“Ini perlu kami sikapi, karena KTP merupakan dokumen penting yang harus dimiliki masyarakat. Blanko untuk sekarang sih aman,” ujar Dinarti.
Sementara salah satu warga, Jaka yang hendak mengurus dokumen kependudukan mengatakan bahwa dirinya sudah datang dari pagi hari pukul 07.30 WIB di kantor Disdukcapil Kota Serang.
“Lagi buat kartu keluarga (KK) dan KTP anak. Saya datang kesini ikut antrean dari jam 07.30 sampai jam 09.00 belum dipanggil juga,” kata Jaka.
Jaka berharap, pelayanan di Disdukcapil diperbaiki kembali agar masyarakat yang ingin mengurus dokumen tidak mengantre cukup lama.
“Biasanya pake nomor urut, kaya kemarin nomor 1 sampai 20 masuk, jadi enak gitu. Kalo kaya begini kan suruh nungguin dulu,” ujar Jaka.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











