“Voting secara online itu untuk memilih top 10 Kades. Kalau penganugerahan semuanya dianugrahkan, hanya nanti ada nominasi 10 Kades terbaik, mohon doanya ya,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan, Paralegal Justice Award merupakan program pelatihan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi Kades dan Lurah yang telah memberikan pengabdian tinggi dengan bertindak sebagai non litigation peacemaker terkait penyelesaian sengketa dan advokasi.
Paralegal Justice Award ini adalah kegiatan non litigasi para Kades sebagai juru damai di Desa yang disebut Saung Karapihan atau restoratif justice.
“Jadi kegiatan ini menyangkut bagaimana Kades menjadi keamanan di wilayahnya. Dan juga sebagai juru damai,” katanya.
Wahyu mencontohkan, apabila masyarakat melakukan perkelahian, tindak pidana umum, atau tindak pidana yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan, maka Kades bisa menjadi pihak selaku juru damainya.
“Mohon doanya semoga kami bisa meraih penghargaan dalam ajang Paralegal Justice Award,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











