PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Keuangan RI melalui CSR PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) membantu Pemkab Pandeglang untuk membedah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 26 unit.
RTLH itu di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
PT SMF merupakan salah satu BUMN di bawah Kemenkeu RI yang menyalurkan CSR melakukan bedah rumah dengan target penyelesaian sampai serah terima pada September 2023.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, Roni mengatakan, tahun ini Pemkab Pandeglang mendapatkan bantuan program bedah rumah.
“Rencana sebanyak 26 unit rumah. Untuk warga Desa Teluk, Kecamatan Labuan, mudah-mudahan ini bisa lebih,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID di Pendopo Pandeglang, Selasa, 30 Mei 2023.
“Untuk Kabupaten Pandeglang cuma dapat bantuan RTLH-nya saja. Usulannya sebanyak 31 unit rumah warga, ya mudah-mudahan saja, tapi informasi kita terima baru teranggarkan untuk 26 unit RTLH,” katanya.
Roni menjelaskan, jumlah RTLH di Kabupaten Pandeglang hasil verifikasi ada sekira 60.000 unit. Baru tertangani sebanyak 770 unit pada tahun 2023.
“Penerima bantuan RTLH syarat utamanya harus punya tanah milik pribadi. Karena ini kan program dari Pemerintah yang tidak boleh diperjualbelikan, jadi memang harus tanah pribadi,” katanya.
Sumber biaya bantuan bedah rumah saat ini baru dari Pemerintah Pusat. Sementara, dari APBD Kabupaten Pandeglang belum teranggarkan.
“Untuk RTLH ini terus kita lakukan penanganan setiap tahunnya. Baik diusulkan ke Pusat, Provinsi maupun Kabupaten yang memang saat ini kondisi anggarannya masih terbatas,” katanya.
Kepala Bagian Hubungan Perusahaan dan Pengembangan Komunitas, PT SMF, Arief Hidayat mengungkapkan, kalau pada tahun 2023 ini memang ada lima wilayah yang menjadi fokus PT SMF.
“Pertama, Kupang, Gorontalo, terus ada Ternate, satu lagi Prabumulih. Nah, alhamdulillah, Pandeglang insya Allah kota yang ke-18. Nanti memang perjalanannya panjang, jadi nanti setelah survei beberapa kali sosialisasi dengan Dinas Perkim terkait sosialisasi pembiayaan program peningkatan rumah tidak layak huni,” katanya.
Sasaran program di Kabupaten Pandeglang sudah terfokus untuk dilakukan bedah rumah pada 26 RTLH. Difokuskan sebanyak 26 RTLH dalam satu hamparan atau kawasan.
“Karena anggarannya terbatas kita menyesuaikan. Nanti dilihat juga kondisi rumahnya perlu penanganan bangunan baru berapa, peningkatan kualitas berapa, nanti kita sesuaikan dengan anggaran sudah kita anggarkan,” katanya.
Penanganan RTLH dilakukan dalam satu kawasan. Yakni, di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
“Bedah rumah ini masuk program penanganan kawasan kumuh dan peningkatan rumah dari RTLH menjadi layak huni. Kita bangunnya di satu kawasan dan hari ini kita lakukan survei di 26 unit RTLH,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











