“Jadi pas malam kejadian itu, ayah korban dan keluarga sempat melakukan pencarian karena sudah jam 12 malam enggak pulang. Pas keesokan harinya dilakukan pencarian barulah ketemu dengan kondisi tubuhnya terlihat menggigil,” katanya.
Kepada keluarganya, korban Ay menceritakan peristiwa yang dialaminya.
“Lalu mengungkapkan bahwa menjadi korban pemerkosaan oleh dua orang. Keluarga kaget dan langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian pada 3 Mei,” katanya.
“Adapun ayah dari korban juga dari Ormas, Anggota Satgas TTKDH,” katanya.
“Untuk kasusnya tentu sudah direspons oleh pihak Kepolisian. Semoga saja satu pelaku yang saat ini dikabarkan sudah kabur dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sudah merusak masa depan korban,” katanya.
Orang tua korban, Am mengaku sedih karena anak perempuannya menjadi korban pemerkosaan.
“Secara fisik, alhamdulillah dalam kondisi sehat. Tapi secara psikis, sekarang ini mulai ada perubahan dari kesehariannya.”
“Sekarang ini suka marah-marah. Terus susah makan,” kata Am.
Kasatreskrim Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Shilton membenarkan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut.
“Satu pelaku sudah kita tangkap. Tinggal satu lagi dalam pengejaran untuk kronologis termasuk nama lengkap nanti kita ekspose” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











