TANGERANG, RADARBANYEN.CO.ID – Maraknya fenomena tawuran pelajar yang akhir-akhir ini kembali terjadi di Banten disorot Wakil Rektor (Warek) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen.
Arwen meminta pemerintah dan orang tua siswa lebih meningkatkan pengawasan kepada anak anak agar aksi serupa tak kembali terjadi hingga menimbulkan korban jiwa.
Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Desri Arwen menjelaskan, salah satu penyebab anak anak melakukan aksi tawuran akibat kurangnya
mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tua di rumah.
Perhatian dan kasih sayang orang tua berperan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak anak.
Arwen mengatakan, penyebab lainnya adalah pihak sekolah yang tidak mampu memberikan pendidikan yang komperhensif.
Selain itu, penyebab lainnya anak anak melakukan aksi tawuran akibat maraknya siaran yang mempertontonkan aksi sadisme dan kekerasan yang dapat dengan mudah diakses oleh anak anak.
“Mereka dipertontonkan berbagai macam fenomena contoh yang tidak baik dan tidak ada tokoh masyarakat dan tokoh agama yang mereka segani,” tambahnya
Lebih lanjut, pihaknya meminta agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di usat dan daerah lebih memperketat pengawasan terhadap siaran yang akan ditayangkan.
” KPI lebih tertanggung jawab dalam memberikan seleksi dan pengawasan terhadap siaran tayangan yang berbau kekerasan. Siaran harus bersifat edukasi,” pungkasnya.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











