CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten meminta Pemkot Cilegon untuk menekan angka stunting.
BKKBN Banten berharap, tahun 2024, angka stunting di Kota Cilegon bisa turun menjadi 14 persen, sesuai dengan target nasional.
“Sesuai mandat Presiden untuk mengawal penurunan stunting ke-14 persen di tahun 2024,” ujar Plh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, Kamis, 22 Juni 2023.
Yuda mengapresiasi Walikota Cilegon yang memilik target lebih rendah, yaitu angka stunting turun hingga sembilan persen pada tahun 2024.
Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen Pemkot Cilegon untuk menekan angka stunting.
“Artinya akan ada kerja keras yang akan dilakukan oleh Pemkot Cilegon,” ujar Yuda.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, Agus Zulkarnain menjelaskan, angka stunting di Kota Cilegon saat ini di angka 19,1 persen.
“Itu data dari Menkes. Jadi yang kita punya data BNBA (By Name By Adress) kasus stunting sebanyak 1.108 orang,” ujar Agus.
Data tersebut merupakan hasil penimbangan dan pencatatan verifikasi bulan Februari 2023.
Menurut Agus, Pemkot Cilegon melalui berbagai inovasi berkomitmen untuk menekan angka stunting.
“Memang itu menjadi target kita semua yang ada di Kota Cilegon, khususnya kepada TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kota Cilegon. Tapi insyaallah dengan komitmen seluruh pentahelix di Kota Cilegon mudah-mudahan angka yang ditargetkan tersebut bisa tercapai dengan inovasi-inovasi dan komitmen dari seluruh stakeholder terkait dengan percepatan di Kota Cilegon,” papar Agus. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











