SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Saat hari pertama pendaftaran penerimaan peserta didik baru atau PPDB SMA Negeri jalur afirmasi, Pj Gubernur Banten Al Muktabar melakukan pemantauan di SMAN 2 Kota Serang, Senin, 19 Juni 2023 lalu.
Hasilnya, Al menemukan adanya anak pasangan ASN yang mendaftar sebagai calon peserta didik di SMAN 2 Kota Serang dari jalur afirmasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Al terkejut begitu mengetahui adanya anak pasangan ASN dari Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang yang mendaftar di jalur afirmasi.
Al meminta pihak sekolah untuk melakukan verifikasi secara cermat agar calon peserta didik yang diterima sesuai dengan ketentuan.
Ketua Panitia PPDB SMA/SMK/SKh Negeri di Banten Lukman mengungkapkan, calon peserta didik yang merupakan anak pasangan ASN itu tidak diterima di jalur afirmasi SMAN 2 Kota Serang. “Ditolak saat verifikasi,” ujar Lukman kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 23 Juni 2023.
Terpisah, Kepala SMAN 2 Kota Serang Mala Leviana mengungkapkan, calon peserta didik tersebut ditolak karena ia bersama orangtuanya tidak hadir saat diundang ke sekolah untuk verifikasi faktual.
“Tidak hadir dan tidak memenuhi persyaratan, karena yang di-upload kartu KIS, BPJS, dan PNS,” ungkapnya.
Saat ini, ia mengaku jumlah pendaftar jalur afirmasi di SMAN 2 Kota Serang sebanyak 49 siswa. Dari jumlah itu, yang sudah terverifikasi yakni 31 siswa. Sedangkan yang belum terverifikasi 18 siswa.
Kata dia, jumlah pendaftar jalur afirmasi masih kurang dari kuota untuk siswa jalur afirmasi yang sebesar 65 siswa atau 15 persen dari kuota sekolah secara keseluruhan.
Sesuai petunjuk teknis, jika kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi, maka dapat dialihkan ke jalur lain yakni zonasi atau prestasi.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











