LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak mencata dalam lima bulan terakhir kasus kebakaran di Lebak didominasi oleh korsleting listrik arus pendek listrik pada rumah.
Kabid Damkar Lebak, Iwan Darmawan, mengatakan, dalam lima bulan terakhir dari data bulan Januari – Mei 2023 sudah ada 18 rumah di Lebak terbakar.
“Faktor utamanya karena korsleting listrik pada kabel yang ada di dalam sehingga mengakibatkan kebakaran,” katanya dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 13 Juli 2023.
Dilanjutkannya, terlebih faktor lain yang menyebabkan kebakaran karena mayoritas rumah di Lebak masih didominasi kontruksi bangunan kayu.
“Kalo di Lebak, rumah warga masih ada yang panggung jadi rentan terbakar, sehingga banyak rumah warga yang terbakar dengan cepat,” ujarnya.
Selain itu, dijelaskan Iwan faktor kedua lokasi rumah warga dan medan jalan yang sulit untuk petugas dan mobil Damkar masuk untuk penanganan.
“Wilayah Lebak luas, terus medan jalan berbeda khususnya jika kebakaran terjadi di pelosok terkadang petugas sangat kesulitan,” jelasnya.
Dari data sementara Damkar Lebak per Januari-Mei 2023, tercatat dari total 18 rumah yang terbakar, 6 rumah tidak tertangani.
Menurut Iwan, faktornya karena medan jalan dan tidak adanya laporan kepada armada Damkar Lebak.
“Selain medan jalan, terkadang tidak ada laporan, ketika sudah cek api sudah padam di lokasi,” tuturnya.
Ditambahkannya, dengan wilayah Lebak yang luas saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Damkar hanya memiliki empat posko kebakaran.
“Yang pertama tentunya di Rangkasbitung, Posko Cileles, Posko Malingping dan Posko Cipanas. Jadi memang masih kurang untuk penanganan kebakaran ini,” ujarnya.
Dalam penanganan, kebanyakan Iwan juga selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk waspada kebakaran terutama penyebab dari arus pendek listrik.
“Kita selalu memberikan sosialisasi bahaya kebakaran kepada masyarakat, selain itu sosialisi untuk tetap memeriksa kabel yang ada di dalam rumah menghindari korsleting listrik ya,” ucapnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Aditya










