SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto, memastikan bahwa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang masih digulirkan merupakan program gratis. Masyarakat bisa mengurus sertifikat tanah secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya apa pun.
“Gratis, tidak berbayar,” tegas mantan Panglima itu usai menyerahkan sertifikat tanah secara door to door di Kampung Cemplang, Desa Cemplang, Kabupaten Serang, Kamis, 27 Juli 2023.
Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya menargetkan program PTSL di Banten akan menyasar empat juta bidang tanah. Saat ini, baru 70 persen atau 3,7 juta bidang sudah selesai. Sementara, sertifikat untuk 2,3 juta bidang tanah lainnya ditargetkan rampung pada tahun 2024.
“Kami mendorong program PTSL di Banten ini cepat selesai, target yang ingin dicapai empat juta bidang di Banten sudah sampai 70 persen, 2,3 lagi selesaikan dalam waktu 2023 sampai 2024,” katanya.
Menurutnya, masyarakat Banten memiliki potensi dalam mengembangkan perekonomiannnya. Hal itu terlihat jelas dari ekonomi value Banten pada tahun 2022 yang mencapai Rp 90,5 triliun.
Ekonomi value itu disumbangkan oleh Hak Tangunan yang mencapai Rp 85 triliun.
” Rp 85 triliun itu berasal dari hak tanggungan dari masyarakat yang dalam hal ini menerima sertipikat lalu dipinjamkan ke bank untuk usaha produktif,” katanya.
Hadi pun berpesan kepada warga untuk tidak menggunakan sertifikatnya untuk pinjaman yang tidak produktif atau bahkan menggadaikannya kepada pihak swasta, seperti rentenir.
“Intinya jangan dipinjamkan ke rentenir, karena nanti mereka harus membayar bunganya terlalu besar, tapi kalau ke bank Pemerintah atau bank swasta nanti akan dibantu dari pihak Pemerintah atau dalam hal ini bisa BPN akan membantu,” pesannya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











