SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Hasan Basri menilai, tenaga honorer masih sangat diperlukan untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Hal tersebut diungkapkan usai rencana tenaga honorer Kota Serang akan melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPR RI.
Aksi unjuk rasa tersebut sebagai bentuk penolakan mereka terhadap rencana Pemerintau Pusat yang akan menghapus tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.
Hasan Basri mengatakan, saat ini masih banyak tenaga honorer Kota Serang yang belum diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Berdasarkan database yang sudah dilakukan oleh Pemkot Serang, masih ada sekitar 3.950 tenaga honorer yang aktif bekerja di lingkungan Pemkot Serang.
Maka dari itu, Hasan menyarankan agar pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN dilakukan secara bertahap.
“Itu lah makannya strategi kita bertahap untuk PPPK ya. Untuk sekarang dari empat ribu sekian baru berapa yang diangkat, tinggal sisa tiga ribu sekian honorer itu,” ujarnya, Jumat, 4 Agustus 2023.
Ia mengatakan, apabila tenaga honorer dihapuskan, maka roda pemerintahan Kota Serang akan terganggu. Hal itu lantaran berkat bantuan dari tenaga honorer.
“Kalau dihapuskan di bulan november ini, siapa yang mau ngerjain tugas-tugas itu. Sementara ini kan tenaga honorer yang membantu kita. Makannya saya memahami kenapa pak wali mempertahankan,” katanya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











