LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak terus menggali dan mengoptimalkan pohon bambu untuk dikembangkan sebagai sebuah produk yang dapat menguntungkan masyarakat.
“Ya, potensi alam di Kabupaten Lebak seperti bambu yang dirasakan belum teroptimalisasi dengan baik. Padahal, nilai tambah dari bambu yang berkualitas itu sendiri dapat meningkat, sehingga masyarakat bisa diuntungkan secara nilai ekonomi,” kata Kepala Distan Lebak Rahmat, Jumat, 11 Agustus 2023.
Dia mengatakan, Kabupaten Lebak sebagai salah satu daerah dengan menyandang status daerah observasi, memiliki banyak sekali potensi alam salah satunya potensi tanaman bambu yang melimpah.
“Tentunya, hal ini menjadi bekal bagi masyarakat Lebak untuk memanfaatkan potensi alam ini sehingga, menghasilkan nilai ekonomi, dan melalui sentuhan kreatifitas, tanaman bambu lahir menjadi produk yang bernilai seni dan ekonomi yang tinggi,” kata mantan camat Cibadak ini.
Menurutnya, di era digital yang tidak dapat dihindari saat ini, bukan menjadi penghalang bagi produk unggulan lokal, namun menjadi pemantik semangat dalam memajukan industri lokal melalui sentuhan inovasi dan kreatifitas dengan memanfaatkan teknklogi.
“Banyaknya potensi lokal yang ada di Kabupaten Lebak, salah satunya adalah bambu, di mana bambu merupakan salah satu material alam yang banyak ditemukan di Lebak,” imbuhnya.
Dia mengatakan, bambu merupakan material yang elastis dan mampu menahan beban yang berat. Beragam kreasi banyak yang bisa dihasilkan dari bambu mulai dari suvenir, alat musik, peralatan rumah tangga, bahkan serat kain dan kosmetik.
“Sayang pemanfaatan bambu di Lebak masih terbatas pada bentuk yang tertentu saja bahkan hanya sebatas menjadi produk raw material,” katanya.
Sementara itu salah satu pengrajin bambu, Wandi, berharap pemerintah daerah bisa mendukung secara maksimal para komunitas pengrajin bambu di Lebak melalui akses pemasaran agar bambu Lebak bisa lebih dikenal secara luas dan meningkat nilai ekonominya.
“Bambu juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bila dikelola dan diseriusi,” katanya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi











