TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Teuku Muhammad Zacky menolak rencana penggunaan mobil listrik sebagai mobil dinas oleh Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut Zacky, langkah tersebut tidak sesuai dengan keadaan ekonomi masyarakat Banten yang masih memerlukan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
“Saya merasa bahwa langkah ini kurang bijak, mengingat kondisi ekonomi masyarakat Banten yang masih perlu banyak perhatian dari Pemerintah Provinsi. Dan lebih baik anggaran tersebut dialihkan untuk program-program yang lebih langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zacky, Rabu 23 Agustus 2023.
Kata Zacky, solusi terhadap masalah polusi udara haruslah lebih komprehensif dan berdampak nyata.
“Seharusnya Pemerintah Provinsi mencari solusi dan terobosan yang lebih efektif dalam menangani polusi udara, seperti mengembangkan program penghijauan, meningkatkan penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan, serta mengurangi emisi,” ungkap pemuda yang tinggal di Kabupaten Tangerang ini
Menurut Zacky, rencana penggunaan mobil listrik sebagai solusi tunggal ini, pemerintah seharusnya perlu lebih dulu memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan memberikan solusi yang lebih holistik.
“Jadi, kita harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan rakyat Banten secara keseluruhan,” terang Zacky.
Zacky juga mengajak Pemerintah Provinsi Banten untuk bekerja sama dengan anggota DPRD dan pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan yang lebih berimbang dan berkelanjutan
“Saya mengharapkan agar Pemprov Banten dapat membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk anggota DPRD, dalam mengambil keputusan yang lebih baik,” pungkas Zacky. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











