SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Koperas Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) mengakui harga beras di Kota Serang terus mengalami kenaikan.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, berdasarkan pantauan petugasnya di lapangan, harga beras pada saat ini masih mengalami kenaikan.
Berdasarkan data pihaknya, harga beras di Kota Serang per 22 Agustus 2023 berada di angka Rp 13.000 per kg.
Wahyu menjelaskan, kenaikan harga beras di Kota Serang akibat faktor cuaca atau El Nino dan juga biaya penggilingan naik.
“Memang hari ini pantauan dari para petugas di lapangan, harga beras hari ini juga naik. Yang pertama memang terkait faktor cuaca, dan biaya penggilingan juga naik,” ujarnya, Kamis 24 Agustus 2023.
Selain itu, kenaikan harga beras juga diduga akibat menjelang hari-hari besar keagamaan hingga akhir tahun menjelang Natal dan tahun baru (nataru).
“Karena yang perlu diperhatikan, selain dampak El Nino, kita juga akan menghadapi hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi SAW, hingga nataru,” katanya.
Pihaknya mengaku kerap melakukan operasi pasar yang berada di beberapa titik Kota Serang, terutama pada sembilan bahan pokok.
“Mau tidak mau para pedagang juga secara otomatis akan menaikkan harga. Tiap hari kita ada pantauan kepada sembilan bahan pokok. Biasanya kami mengadakan operasi pasar. Itu sudah dirangkum oleh kami sampai bulan Desember itu ada beberapa operasi pasar untuk membantu masyarakat Kota Serang, katanya.
Wahyu mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan badan urusan logistik (Bulog) hingga BUMD Provinsi Banten. Menurutnya, harga kenaikan beras akan terus berlanjut dan kembali normal pada bulan Oktober 2023 mendatang.
“Kami sudah mengantisipasi itu dengan melakukan operasi pasar dan berkoordinasi dengan Bulog, serta PT ABM sebagai BUMD Provinsi Banten. Kalau prediksi kami mudah-mudahan tidak meleset, nanti di bulan Oktober (harga beras) sudah kembali normal,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











