SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk mencegah terjadinya banjir lagi di Jalan Raya Bayah-Cikotok, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Pemprov Banten bangun crossing drainase.
Saat ini, proses pembangunan drainase yang dilengkapi dengan sistem pembuatan jaringan yang melewati sebuah jalur persimpangan itu sudah mencapai 40 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, pekerjaan rehabilitas Jalan Raya Bayah-Cikotok dimaksudkan untuk memasang saluran drainase yang berfungsi sebagai saluran pembuangan air dari badan jalan.
“Sudah hampir 40 persen pengerjaannya. Dan kenapa dilaksanakan, karena drainase ini dekat dengan fasilitas umum. Dulu sempat banjir kita upayakan mudah-mudahan tidak ada kejadian itu lagi,” ujar Arlan.
Ia menyebutkan, pemasangan drainase ini dilakukan dengan kontruksi drainase menggunakan U-Ditch ukuran 80×100 sentimeter.
“Kita sedang kerjakan dalam kurun waktu 120 hari di mulai dari Juni dan kita usahakan selesai pada bulan Oktober tahun ini,” jelasnya.
Arlan mengatakan, pengembangan drainase yang dilengkapi crossing ini bisa memiliki pembuangan air yang jelas.
Dengan kolaborasi yang terus dioptimalkan, diharapkan mampu menciptakan drainase yang baik untuk semua.
“Awal perencanaan kita minta jaminan kolaborasi dengan berbagai pihak, kepala desa dan yang lainnya. Ya kita harap apa yang kita upayakan bisa bermanfaat untuk semua,” tuturnya.
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar menegaskan, pengerjaan drainase ini merupakan pelaksanaan dari aspirasi masyarakat Bayah Barat. Lantaran, beberapa waktu lalu lokasi tersebut sempat tergenang banjir karena curah hujan yang tinggi.
“Ini merupakan respons tindak lanjut atas beberapa waktu lalu sempat terkena banjir dan kita langsung tangani ini melalui drainase,” ujar Al.
Pihaknya juga memastikan bahwa ada tempat crossingnya, sehingga air nanti bisa mengalir ke sungai-sungai dengan mudah. (*)
Reporter : Rostinah
Editor: Agus Priwandono











