SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang akan mengefesiensikan beberapa belanja perjalanan dinas di anggaran perubahan Kota Serang 2023 lantaran mengalami defisit.
Diketahui, anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD) Kota Serang tahun 2023 mengalami defisit sekitar Rp 130 miliar.
Pada tahun 2023, anggaran belanja daerah Kota Serang mencapai Rp 1,6 triliun, sementara pendapatan daerah hanya mencapai Rp 1,4 triliun.
Kepala BPKAD Kota Serang Imam Rana Hardiana mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas anggaran perubahan 2023 dan anggaran APBD 2024 murni.
“Anggaran perubahan udah kita kerjakan juga. Ini sudah sampai verifikasi untuk masing-masing usulan dari setiap OPD terkait anggaran perubahan,” ujarnya, Minggu 3 September 2023.
Imam mengatakan, untuk anggaran perubahan Kota Serang saat ini akan menyesuaikan dengan perkembangan yang ada, yakni dengan mengacu pada ketentutan serta pendapatan Kota Serang.
“Jadi di perubahan itu kita menyesuaikan perkembangan yang ada sekarang. Kita harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, pendapatan dan sebagainya,” katanya.
Sementara Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kota Serang Arif Redy Winata mengatakan, Pemerintah Kota Serang saat ini akan mengefisienkan anggaran perubahan untuk menutup defisit.
“Kalau kebijakan di anggaran perubahan ini kita fokus untuk menutup defisit dulu. Jadi pertama kita pasang di anggaran murni defisitnya kan lumayan sangat besar. Ternyata dari hasil dari LHP BPK,dana SILPA kita hanya Rp 32 miliar, tidak bisa menutup defisit,” ucapnya.
“Belanja yang diefisenkan itu seperti belanja TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan), dan beberapa belanja perjalanan dinas, belanja paket meeting yang kita efisiensi kan,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak











