SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Serang akan melakukan percepatan tanam padi seluas 16 ribu hektare untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang diakibatkan oleh El Nino.
Aksi tersebut masuk dalam Gerakan Nasional (Gernas) dampak El Nino yang digagas oleh Kementrian Pertanian.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Serang, Yuli Saputra mengatakan, pihaknya mendapatkan target dari pemerintah pusat seluas 16 ribu hektare untuk dilakukan percepatan tanaman guna mengantisipasi dampak el nino.
“Kabupaten Serang menambah luasan seluas 16 ribu hektare untuk percepatan tanam untuk antisipasi dampak el nino,” katanya saat dihubungi melalui sabungan telfon, Minggu 3 September 2023.
“Percepatan tanam ini misalnya waktu penanamannya November namun karena ada sumber airnya, lalu lahannya juga sudah kosong itu kita lakukan percepatan untuk antisipasi dampak perubahan iklim tadi,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, terdapat sejumlah persyaratan agar lokasi sawah dapat dilakukan percepatan tanaman. Salah satu syarat utamanya ialah memiliki sumber air yang dekat dengan lokasi sawah.
“Kita mengutamakan di wilayah-wilayah yang ada sumber airnya. Misalnya di sepanjang jalur irigasi baik Pamarayan barat ataupun Pamarayan timur dimana memang mereka punya sumber airnya dan kita nanti bisa support di peralatannya. Misalnya posisi sawah lebih tinggi dari sungai, kita bantu dengan pompanisasi,” jelasnya.
Selain itu, untuk lokasi sawah yang aga jauh dari sumber air, pihaknya akan mensuport dengan memberikan pompa yang besar sehingga dapat mengalirkan air ke sawah secara maksimal.
“Ada juga yang memang wilayah selatan Serang itu ada sumber airnya dari sungai-sungai Cikalumpang yang membutuhkan pompa yang lebih besar ini kita coba fasilitasi dari pompanisasi,” jelasnya.
Bukan hanya itu, saat ini pemerintah pusat juga telah memperbolehkan masyarakat untuk menggunakan sumber air tanah dangkal maupun tanah dalam untuk mengaliri persawahan.
“Biasanya kita melakukan pengeboran di tengah sawah untuk mengaliri sawah-sawah yang dalam kondisi pertumbuhan vegetatif sehingga sangat butuh air,” jelasnya.
Untuk target Gernas di kabupaten Serang sendiri, saat ini baru ada Seribu hektare lahan yang sudah dilakukan percepatan tanam dengan varietas Inpari 32 di bulan Agustus 2023.
“Selanjutnya tanam bulan september 2023 seluas lima ribu hektare di bulan September dan 10 ribu hektare di bulan Oktober 2023,” imbuhnya.
Nantinya akan ada dua varietas padi yang diunggulkan untuk ditanam, yaitu Mekongga dan Inpari 32 yang diberikan oleh Kementerian Pertanian. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











