CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hendak mencari ikan ke laut, seorang warga Kota Cilegon bernama Deni Mulyawan tiba-tiba menghilang di atas kapal.
Deni diduga terjatuh dan tenggelam ke laut diketahui usai nahkoda kapal nelayan yang ditumpanginya itu lego jangkar.
Sebelum tenggelam, korban diketahui masih duduk di atas bok ikan. Namun saat nelayan selesai lego jangkar, korban sudah tidak ada di tempat duduknya.
Kasus tenggelamnya seorang warga Cilegon itu ditangani oleh Basarnas Banten dan Tim SAR Gabungan.
Proses pencarian tubuh korban saat terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Kepala Basarnas Adil Triyanto menjelaskan, kabar tenggelamnya seorang warga Cilegon itu diterima Basarnas pada Rabu, 5 September 2023.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekira Pukul 06.30 WIB KM. Lutfi Jaya berangkat dari pangkalan nelayan Kampung Cikubang, Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.
Kapal nelayan yang dinahkodai Aris Winarto bersama korban menuju arah perairan sekitar pabrik PT IHI, kawasan Puloampel, Kabupaten Serang.
“Sekira Pukul 16.30 WIB, nahkoda melihat korban duduk di atas boks ikan. Selanjutnya nakhoda lego jangkar, setelah lego jangkar nakhoda tidak melihat korban,” ujar Adil, Rabu, 6 September 2023.
Diduga korban jatuh ke laut dan tenggelam. Sampai Rabu pagi tubuh korban belum ditemukan.
Pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran darat di pesisir sekitar PT. IHI dan berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Grenyang agar nelayan memberikan informasi jika menemukan tanda tanda korban.
Adapuin alat yang digunakan yaitu rescue car, RIB 02 Banten, palsar air, palsar komunikasi, palsar medis.
“Yang terlibat pencarian Tim Rescue KPP Banten, Lanal Banten, Polair Polda Banten, BMKG Kota Serang, BPBD Kabupaten Serang, HNSI Bojonegara, dan masyarakat,” papar Adil. (*)
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Aas Arbi











