SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ada banyak dampak yang timbul bagi kesehatan tubuh apabila meminum obat yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Diketahui, petugas Balai BPOM di Serang masih menemukan banyak jamu atau pun obat tradisional yang mengandung BKO di Banten.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, ada beberapa dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan dari jamu yang mengandung BKO. “Bisa menyebabkan tukak lambung, kerusakan hati atau ginjal, hingga gangguan penglihatan,” ujar Ati kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 15 September 2023.
Selain itu, Ati melanjutkan, bisa juga menyebabkan pengeroposan tulang dan gangguan ritmik irama jantung. Bahkan, pada efek samping berat, bisa terjadi gangguan atau kerusakan permanen pada jaringan atau organ sampai kematian.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat akan mengkonsumsi jamu. “Teliti dan pastikan kandungannya aman,” tegas Ati. Selain kandungan, ia juga meminta masyarakat untuk melihat apakah jamu atau obat tradisional yang dibeli dan akan dikonsumsi sudah mendapatkan izin edar dari BPOM atau belum.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data dari Balai BPOM di Serang ada beberapa jamu atau obat tradisional yang mengandung obat. Pertama, jamu Godong Ijo untuk pengobatan pegal linu dan asam urat. Hasil pemeriksaan petugas, jamu tersebut mengandung PCT dan Na Diklofenak.
Kedua, Xian Ling yang diperuntukkan untuk pengobatan asam urat, flu tulang, reumatik, pegal linu, encok dan sakit pinggang. Hasil pemeriksaan lab, jamu tersebut mengandung piroksikam.
Ketiga, ada Wan Tong Pegal Linu. Jamu tersebut untuk pengobatan asam urat. Dari hasil pemeriksaan, jamu tersebut mengandung parasetamol.
Selain ketiga jamu tersebut, terdapat empat lagi yang mengandung BKO. Keempatnya yaitu Herbal Ar Rijal Black. Jamu tersebut mempunyai izin edar, namun pada pembuatannya dicampur parasetamol dan kafein. Produsen jamu untuk pengobatan asam urat, kolesterol, stamina dan pegal linu. Selain itu, Sari Mahkota Dewa dengan kandungan BKO Fenil Butazon, Madu Klanceng Pedal Linu dengan kandungan BKO Fenilbutason dan Deksametason. Kemudian, Montalin dengan kandungan BKO PCT dan NA Diklofenak.
Reporter: Rostinah
Editor: Aditya











