PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Pandeglang memiliki target ambisius untuk tahun 2023, yaitu melakukan vaksinasi rabies pada 300 ekor hewan pembawa rabies (HPR) di wilayahnya.
Ade Setiawan, Kepala UPT Puskeswan Kabupaten Pandeglang, mengungkapkan, upaya vaksinasi rabies ini tidak terbatas hanya di gedung Puskeswan Pandeglang, tetapi juga di lapangan, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Pandeglang.
“Untuk tahun 2023, kami berencana menargetkan 300 ekor hewan di seluruh Kabupaten Pandeglang, dengan fokus pada daerah selatan,” ungkapnya, Kamis, 21 September 2023.
Ade menjelaskan bahwa sebagian besar vaksinasi rabies dilakukan di luar gedung Puskeswan, terutama di wilayah selatan seperti Cibaliung, Cibitung, Cimanggu, Menes, dan Labuan.
“Di dalam gedung, kami menargetkan sekitar 150 ekor hewan, termasuk kucing dan anjing, tetapi kami lebih banyak melakukan vaksinasi di daerah selatan,” tambah Ade.
Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa di wilayah selatan Pandeglang, banyak anjing yang digunakan untuk menjaga tanaman atau kebun milik petani setempat, dan sering kali anjing-anjing ini dilepaskan secara liar di hutan atau perkebunan.
“Di daerah selatan, populasi anjing cukup tinggi karena mereka berperan dalam menjaga tanaman dan mengendalikan populasi babi liar, sehingga populasi anjing di sana memang cukup besar,” ungkapnya.
Ade menambahkan, bahwa pentingnya vaksinasi rabies pada hewan pembawa rabies, mengingat anjing yang terinfeksi rabies dapat menularkan penyakit ini kepada hewan lain dan bahkan manusia.
“Melalui vaksinasi rabies, kita dapat memastikan bahwa wilayah-wilayah tersebut tetap aman dari rabies, dan inilah alasan mengapa kita terus melakukan vaksinasi pada hewan pembawa rabies,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











