SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hasil autopsi terhadap jasad Muhammad Subekhan (23) telah selesai dilakukan oleh tim forensik pada Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Dari hasil autopsi, korban mengalami retak tengkorak pada bagian belakang.
“Sekitar 5 cm, akibat benda tumpul (retakan tengkorak belakang-red),” ujar sumber Radar Banten di RS Bhayangkara Polda Banten, Minggu 7 Desember 2025.
Korban tidak mengalami luka terbuka pada bagian leher seperti yang disampaikan oleh pihak keluarganya. Korban ditegaskannya dijerat bagian leher menggunakan kabel ties. “Bukan (digorok-red) dijerat di bagian leher pakai tali ripet (kabel ties-red),” katanya.
Ia memastikan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan di dibawah Jembatan Cimake, Desa Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang pada Minggu pagi 30 November 2025. “Karena lukanya beda kalau dia jatuh dari atas, yang dicari tahu polisi sekarang itu lokasi korban dieksekusi,” katanya.
Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan masih enggan berkomentar terkait hasil autopsi dan perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Saat dihubungi melalui telepon, perwira menengah Polri itu hanya menegaskan kasusnya masih dalam proses penyelidikan. “Masih proses penyelidikan, mohon doanya ya,” katanya.
Ia mengatakan, korban diduga dirampok. Sebab, kendaraan warga Mulya Asri II, Blok H 3, Nomor 03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu tidak berada di lokasi kejadian. “Korban diduga dirampok, mobilnya dibawa kabur pelaku,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











