“Untuk menjadi mitra sasaran kami yang diberikan ilmu mengenai permainan tradisional sunda manda dalam bentuk puzzle. Dan puzzle diberikan ke peserta untuk digunakan sebagai media pembelajaran matematika dan motorik anak di sekolah masing-masing,” katanya.
Ketua PW IGRA Provinsi Banten Teti Zahratul Hayat menyambut baik kegiatan, pengabdian dosen kepada masyarakat.
“Khususnya kepada guru RA. Bertujuan meningkatkan kemampuan serta wawasan karena pendidikan anak usia dini harus dengan keteladanan, pendidikan dengan pelatihan dan pengamalan ajaran Islam serta mendidik melalui permainan, nyanyian maupun cerita agar bisa lebih mudah dipahami,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak











