PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Syekh Manshur melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan pengabdian dosen dibiayai oleh Direktorat Ristek Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) tahun 2023.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen juga di bawah pengawasan dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Syekh Manshur, Minhatul Maarif dan juga Ketua STKIP Syekh Manshur.
Ketua Tim Pengabdian Dosen (STKIP) Syekh Manshur, Ira Asyura mengatakan, permasalahan prioritas pada pengabdian masyarakat yang diambil adalah masyarakat non produktif (masyarakat umum).
“Yaitu Ikatan Guru RA kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang. Dengan mengangkat tema memberikan pengetahuan mengenai etnomatematika melalui permainan tradisional,” katanya.
Melalui etnomatematika metode pengajaran matematika bisa diajarkan dengan mudah kepada siswa melalui penerapan kearifan lokal di masyarakat. Melalui permainan tradisional.
“Dan kegunaan permainan tradisional dalam melatih perkembangan motorik anak usia dini. Permainan tradisional yang diterapkan adalah permainan sunda manda atau engklek yang kami buat dalam bentuk puzzle,” katanya.
Jadi hari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar kemarin memberikan pelatihan kepada para guru-guru TK atau RA (Raudhatul Athfal) di kecamatan Cikedal. Dengan menghadirkan pemateri dari Ketua PW IGRA Provinsi Banten Teti Zahratul Hayat.
“Untuk memberikan materi mengenai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kemudian pemateri kedua mengenalkan tentang etnomatematika melalui permainan tradisional oleh saya sendiri,” katanya.
Ira yang juga selaku Dosen Matematika di STKIP Syekh Manshur, mengungkapkan, kalau pada kegiatan pengabdian kali ini pihaknya mengundang guru-guru yang tergabung dalam IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) Kecamatan Cikedal.











