SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemberian penghargaan terhadap kampung yang mengikuti Kegiatan Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023 dilaksankan pada Kamis, 12 Oktober 2023.
Kegiatan bertajuk “Awarding LKBA Kabupaten Serang 2023” dilaksanakan di gedung Graha Pena Jalan Kol Tb Suwandi, Kota Serang, pada pukul 09.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Dandim Serang 0602 Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto, Pj Sekda Kabupaten Serang Nanang Supriyatna, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang, Camat se-Kabupaten Serang, serta kepala desa se-Kabupaten Serang.
Kegiatan pemberian penghargaan diawali dengan pemutaran video perjalanan LKBA selama lima tahun dilaksanakan di Kabupaten Serang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Radar Banten Mashudi.
Dalam sambutannya, Mashudi memastikan jika proses penjurian dilakukan secara profesional. Bahkan tim juri berkali-kali turun ke lapangan untuk memastikan kampung tersebut layak menjadi juara.
“Saya yakin lomba ini sangat berbeda dengan lomba-lomba yang lain. Karena memang pengalaman saya baru kali ini ada lomba yang jurinya turun lagi turun lagi memastikan betul,” katanya, Kamis 12 Oktober 2023.
Verifikasi dilakukan terus bukan karena tidak percaya pada hasil penilaian pertama, melainkan untuk memastikan fakta terakhir apakah wilayah tersebut layak menjadi juara atau tidak.
“Jadi karena ada pengalaman setelah turun juri saat lomba pertama bagus luar biasa indah. Tapi setelah dicek lagi ternyata sudah pindah-pindah hiasannya, sudah tidak indah. Dan saat dicek lagi banyak sampah. Ini yang tidak kita inginkan. Makanya apa boleh buat yang indah dan bagus saat penjurian yang pertama, tidak dapat juara karena memang konsepnya masih seremonial,” tegasnya.
Menurutnya, LKBA 2023 bukan sekadar perlombaan seremonial saja yang setelah dilakukan penilaian, tidak dilakukan pengecekan kembali. Ia menegaskan jika LKBA 2023 digelar guna untuk mengubah kebiasaan masyarakat.
“Banyak yang menjadi indikator penilaian seperti Keindahan, keamanan dan lain-lain termasuk peran serta masyarakatnya bapak-bapak ibu-ibu dan pemudanya. Setidaknya 6 kategori yang dilombakan itu harus betul-betul terpenuhi,” tegasnya.
Ia mengatakan, jika tingkat partisipasi masyarakat pada pelaksanaan LKBA 2023 tahun ini mengalami peningkatan. Bahkan banyak warga yang ikut memberikan koreksi.
Ia menegaskan, poin utama dalam penilaian Lomba Kampung Bersih dan Aman atau LKBA 2023 yakni keikutsertaan dari RT-RT yang berada di dalam RW.
Menurutnya apabila ada lingkungan RW yang hanya menata satu RT saja, membuat nilai yang ada di RW tersebut tidak begitu baik.
“Lomba kita adalah RW ya sehingga yang di lingkungan RW-nya. Ada tiga RT maka harus ditata semuanya. Tapi kalau hanya satu RT yang ditata walaupun itu bagus luar biasa tetapi tidak mewakili kewilayahan, sehingga nanti urutannya terakhir,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : AAs Arbi











