PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kasat Reskrim Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Shilton dimutasi ke Polda Riau berdasarkan surat telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Purnomo. Shilton dimutasi setelah menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Pandeglang Irna Narulita, dan Polda Banten.
Shilton dimutasi ke Polda Riau setelah menjabat Kasatreskrim di Polres Pandeglang kurang lebih selama 11 bulan, yakni November 2022 hingga September 2023.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polres Pandeglang Kompol Abdul Mahafir mengatakan, kegiatan serah terima jabatan Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Shilton telah dilaksanakan.
“Yang serah terima jabatannya ini kepada Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah. Karena kita masih menunggu pejabat barunya dari Polda Banten,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Mapolres Pandeglang, Jumat, 20 Oktober 2023.
Serah terima jabatan dilakukan, sebelum ada pejabat baru karena AKP Shilton sudah harus mulai bekerja di Polda Riau.
“Karena AKP Shilton mulai hari Senin, harus sudah melaksanakan aktivitasnya di Polda Riau. Kalau untuk pengganti AKP Shilton masih menunggu dari Polda Banten,” katanya.
Sementara Plt Kasatreskrim Polres Pandeglang dijabat oleh Kasatnarkoba Polres Pandeglang AKP Ilman Robiana.
“Karena memang sesuai dengan Telegram dari Kapolri tentang mutasi personel, untuk Polres Pandeglang ada dua personel Kasat. Yaitu Kasatreskrim dan Kasatlantas Polres Pandeglang dan untuk serah terima jabatan Kasatlantas nanti menunggu untuk perintah lebih lanjut,” katanya.
Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, mutasi jabatan adalah hal yang biasa terjadi pada institusi Polri.
“Hal ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan organisasi demi kelancaran pelaksanaan tugas – tugas Kepolisian. Untuk itu bagi pejabat yang sudah resmi Sertijab, agar dapat menjalankan tugas jabatannya dengan baik, ikhlas dan penuh rasa tangung jawab,” katanya.
Sementa itu, Shilton mengaku, sejak bertugas di Polres Pandeglang, ia menerima empat piagam penghargaan. Di antaranya, dari Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait pengungkapan kasus TPPO dengan korban anak di bawah umur, dua piagam penghargaan dari Bupati Pandeglang Irna Narulita.
“Pertama gerak cepat ungkap kasus ranmor di 30 TKP. Piagam kedua membongkar kasus penyelewengan pupuk bersubsidi,” katanya.
Satu piagam penghargaan lagi berasal dari Polda Banten. Penghargaan diberikan usai membongkar kasus beras oplosan.
“Selain kasus itu banyak kasus yang diungkap. Ini semua hasil kerja kerja semua jajaran dan saya mohon doa agar dapat menjalankan amanah dengan baik di Polda Riau,” katanya.
Editor : Merwanda











