PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Campakawarna dan Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi tidak tersentuh program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bantuan tersebut tidak disalurkan lagi hampir tiga tahun tepatnya dari tahun 2021.
Berdasarkan informasi yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, jumlah KPM yang tidak menerima program BPNT lebih dari 500 orang tersebar di Desa Campakawarna dan Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang.
Menurut salah satu KPM warga Desa Campakawarna Sarbini, ratusan KPM yang tidak lagi menerima BPNT saat ini hanya warga Desa Campakawarna dan Sindangresmi.
“KPM tidak lagi menerima bantuan karena hilang dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kementerian Sosial,” katanya.
Jumlah KPM tidak lagi menerima bantuan sebanyak 500 lebih. Terhitung dari semenjak tahun 2021 hingga 2023 ini.
“Berarti sudah tiga tahun ini kami tak lagi menerima bantuan sosial. Padahal kami masih sangat membutuhkan apalagi di tengah kondisi ekonomi saat ini yang serba sulit akibat kondisi kemarau panjang,” katanya.
Sarbini mengungkapkan, kalau dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab dirinya dan ratusan KPM lain tidak lagi menerima bantuan. Terakhir itu informasi diterima karena tidak masuk DTKS dan sempat juga melakukan pertemuan dengan pihak terkait di Kantor Desa Sindangresmi.
“Namun dari hasil pertemuan berlangsung di Desa Sindangresmi belum ada tindak lanjut. Kami berharap agar kami bisa kembali menerima bantuan program pemerintah,” katanya.
Camat Sindang Resmi Mukhlis Arifin menyatakan, kaitan data KPM BPNT di dua desanya hilang itu benar adanya











