CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Dua tokoh pejuang geger Cilegon yakni KH. Wasyid dan KH. Arsad Towil gagal diusulkan menjadi pahlawan nasional tahun ini.
Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila yang menyebut ada beberapa alasan yang menyebabkan ke dua tokoh tersebut belum bisa dijadikan pahlawan di tahun ini.
“Usulan untuk pahlawan ini belum, karena pengajuan kemarin sedikit agak Telat, terus ada juga kekurangan yang belum kita laksanakan yaitu studi literatur ke Belanda,” kata Heni, Jumat 10 November 2023.
Lanjut dia, dari beberapa rangkaian yang telah dilakukan, ada beberapa hal yang belum memenuhi unsur. Salah satunya terkait studi literatur yang berada di Universitas Leiden di Belanda.
“Jadi kita harus ke Universitas Leiden dulu yang ada di Belanda, nanti tim pengkaji dari UIN Banten akan berangkat, insyaallah tahun depan,” katanya.
Heni mengaku, dalam pengusulan pahlawan ini, pihaknya bekerja sama dengan tim pengkaji dari UIN SMH Banten, para pengkaji akan terus mengupayakan supaya kedua nama pejuang di Cilegon itu bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
“Kita terus upayakan tahun depan, mudah-mudahan dari kekurangan di tahun ini bisa terpenuhi, sehingga insyaallah dua usulan tokoh ini bisa terakomodir baik KH. Wasyid ataupun KH. Arsad Towil jadi pahlawan nasional,” ucapnya.
“Semoga tahun depan bisa terakomodir, tapi semua itu kan kita juga tidak bisa memastikan, karena semua itu tergantung bukti sejarah yang ada dan yang akan dinilai oleh tim pengkaji dari Kementerian Sosial RI,” tukasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Agung S Pambudi











