SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang melakukan pengawasan terhadap proses pengadaan dan pengiriman logistik untuk tahap satu yang meliputi kotak suara, tinta, bilik pemungutan suara, segel dan segel plastik.
Dari hasil pengawasan, Bawaslu mendapati beberapa temuan yakni adanya item yang rusak, item yang kurang, item berlebih hingga kondisi gedung yang bocor.
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon mengatakan, saat logistik sudah seluruhnya turun, pihaknya langsung mengecek ke gudang logistik yang berada di Cisait untuk memastikan barang-barang yang dikirim tersebut sesuai.
“Bahkan bawaslu Kabupaten Serang mengadakan piket untuk mengecek jumlah barang yang dikirim itu sesuai dengan jumlahnya ataukah tidak. Ke dua kami dari bawaslu Kabupaten Serang melakukan pengawasan dalam hal sortir,” katanya, Jumat, 1 Desember 2023.
Berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan, pihaknya mendapati terdapat beberapa hal yang menjadi catatan. Terutama soal gudang yang digunakan untuk menyimpan logistik yang kondisinya justru bocor.
“Kami sudah melakukan cek lokasi ada beberapa yang bocor. Tapi sudah kami himbau untuk segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Furqon, pihaknya mendapati adanya item yang rusak, kurang bahkan ada pulang yang jumlahnya berlebih.
“Untuk barang sedang kita cek, ada 10 tinta yang rusak, lalau kelebihan segel yakni sebanyak 390 dan ada kekurangan kotak suara sebanyak 25,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya meminta kepada KPU Kabupaten Serang untuk segera melakukan perbaikan atas temuan-temuan Bawaslu. Pihaknya meminta agar kotak suara yang kurang dan tinta yang rusak segera dilaporkan.
Pihaknya pun memastikan, akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi pada saat pengiriman logistik untuk tahap dua. Hal itu karena pada tahap dua logistik yang dikirim ialah surat suara.
“Apalagi nanti di tahap ke dua logistik yang dikirim itu seperti surat suara, akan kita kuatkan lagi, apalagi dalam pensortirannya,” pungkasnya. (*)
Editor : Merwanda











